6 Penyebab Tidak Boleh Menyimpan Cokelat Batangan di Dalam Kulkas!

Contoh cokelat batangan
Contoh cokelat batangan (sumber: idntimes.com)

Ketika kita ingin menyimpan cokelat batangan, tidak melulu harus di simpan dalam kulkas. Ada cara yang lebih baik dalam menyimpan cokelat agar tidak mudah meleleh.

Cokelat batangan akan mudah meleleh pada suhu yang panas. Hal ini disebabkan karena mentega (cocoa butter) yang terkandung di dalam cokelat batangan. Maka jangan heran jika ada banyak peminat cokelat yang menyimpan makanan manis tersebut di dalam kulkas.

Ketika kita memiliki cokelat batangan yang banyak dan belum bisa menghabiskannya sekaligus, kita harus menyimpannya lagi agar bisa dimakan suatu waktu. Biasanya kita akan segera menyimpannya ke dalam kulkas atau lemari pendingin.

Sayangnya, kulkas bukanlah solusi dalam menyimpan cokelat batangan. Sudah banyak para ahli yang mengatakan bahwa menyimpan cokelat di dalam kulkas itu tidak baik. Karena selain bentuknya akan berubah, rasa dari cokelat pun akan ikut berubah.

Berikut simak penjelasan, kenapa menyimpan cokelat tidak seharusnya di dalam kulkas!

1. Rasa cokelat batangan yang disimpan akan berkurang dikarenakan suhu atau temperatur kulkas.

Luke Owen Smith yang notabenenya adalah seorang penjual toko cokelat online mengatakan kegiatan menyimpan makanan manis tersebut di dalam kulkas harus segera dihentikan. Bahkan ketika cuaca panas sekalipun.

Menurutnya, tempat terbaik untuk menyimpan cokelat adalah di dalam lemari yang gelap dan sejuk, serta memiliki suhu 10 hingga 20 derajat Celcius. Menurut pendapat Luke, suhu yang sempurna untuk penyimpanan cokelat adalah pada suhu 15 derajat Celcius.

Akan tetapi, Luke mengatakan jika suhu di dalam ruangan atau rumah adalah 28 derajat Celcius, cokelat tersebut akan bisa disimpan di dalam kulkas.

Sebenarnya tidak sepenuhnya salah jika kamu menyimpan cokelat di dalam kulkas atau lemari pendingin. Karena menyimpan cokelat di kulkas atau lemari pendingin bisa membuat permukaan cokelat aman dari bakteri. Tetapi, akan terjadi perubahan pada rasa asli cokelat jika kita menyimpannya dalam lemari pendingin tersebut.

Jika sewaktu-waktu tidak ada pilihan lain kamu harus menyimpan cokelat di dalam lemari pendingin atau kulkas, cokelat tersebut harus dimasukkan terlebih dahulu pada sebuah kotak atau wadah yang tertutup. Hal ini agar menghindari masuknya air ke dalam cokelat.

2. Aroma cokelat akan berubah jika disimpan di dalam kulkas

Contoh salah satu produk cokelat batangan
Contoh salah satu produk cokelat batangan (sumber: idntimes.com)

Cokelat bisa dikatakan sebagai pengalaman multi-sensoris, karena aroma cokelat bisa memberikan lebih kurang 80 persen terhadap selera kita. Hanya dengan mencium aromanya saja hidung kita akan langsung bisa merasakannya, hal ini membuat mulut kita segera berair.

Menyimpan cokelat di dalam kulkas bisa menyebabkan aroma cokelat menjadi bau. Hal tersebut disebabkan karena cokelat bisa menyerap bau. Hal ini berdampak cokelat akan memiliki aroma yang tidak sedap, layaknya aroma dari makanan sisa semalam.

Kalau cokelat sudah berbau tidak enak, untuk memakannya saja kita pasti tidak memiliki selera lagi. Dan sebaiknya memutuskan untuk membuang cokelat tersebut.

Meskipun cokelat tidak disarankan untuk disimpan di dalam kulkas, cokelat tetap harus disimpan ditetap yang adem. Hal ini dikarenakan cokelat mengandung krim sehingga cepat rusak.

3. Tekstur cokelat akan berubah

Cokelat akan mengeras ketika disimpan di dalam kulkas, begitulah yang dikatakan oleh Firkana Rosita seorang Coorporate Communications BT Cocoa. Cokelat yang telah mengeras otomatis membuat rasa cokelat menjadi tidak enak.

Bayangkan ketika kita memakan sesuatu yang keras, sangat tidak nyaman bukan? Bahkan untuk gigitan kedua mungkin kita akan langsung mengurungkan niat untuk kembali memakannya.

Saat dimakan kadar air di dalam cokelat akan bertambah ketika menyimpannya di dalam kulkas. Rasanya menjadi kurang enak dikarenakan air hasil suhu yang dingin menyatu dengan cokelat.

Memang sebaiknya, kita langsung memakan cokelat setelah dibeli. Begitulah harusnya cokelat diperlakukan. Cokelat harus diperlakukan seperti raja, begitu orang-orang sering menyebutnya.

Ketika kita pergi ke supermarket sering kali kita melihat cokelat yang di simpan di dalam lemari yang suhunya tidak terlalu dingin. Hal tersebut berguna untuk menjaga cokelat agar tetap segar.

Ketika kita tidak bisa memakan cokelat semuanya sekaligus, cukup letakkan cokelat pada pada piring yang diberi wadah berisikan air sehingga cokelat tidak didekati semut.

4. Tampilan cokelat akan terlihat terlihat lebih kusam.

Jika kamu menyimpan cokelat dalam waktu yang singkat, mungkin tampilan cokelat tidak akan bisa kamu bedakan.

Tapi jika cokelat yang disimpan di kulkas sudah terlalu lama, kamu akan dengan mudah bisa membedakannya. Cokelat yang terlalu lama disimpan dalam kulkas akan memiliki tampilan yang kusam.

5. Dapat mengakibat sugar bloom.

Menyimpan cokelat di dalam kulkas atau lemari pendingin dapat menyebabkan sugar bloom. Tapi tahukah kamu apa itu sugar bloom?

Contoh sugar bloom pada cokelat batangan
Contoh sugar bloom pada cokelat batangan (sumber: grid.id)

Penampakan bintik putih pada permukaan cokelat yang diakibatkan oleh kristal gula yang naik ke atas permukaan disebut dengan sugar bloom.

Sugar bloom terjadi saat menyimpan cokelat dalam keadaan yang salah. Hal tersebut terjadi ketika air tidak sengaja masuk ke dalam cokelat sehingga tercampur. Atau bisa terjadi saat menggunakan wadah yang basah untuk cokelat.

Saat kamu memindahkan cokelat dari kulkas atau lemari pendingin ke tempat terbuka, sugar bloom juga bisa terjadi. Hal ini diakibatkan oleh berpindahnya suhu rendah ke suhu yang lebih tinggi, sehingga mengakibatkan cokelat menjadi basah.

Sugar bloom dapat dicegah dengan menyimpan cokelat di dalam ruangan yang memiliki suhu stabil serta kelembaban yang rendah. Saat mengeluarkan cokelat dalam keadaan yang dingin, sirkulasi air dapat diminimalkan dengan melapisi cokelat.

6. Waktu penyimpanan berbeda untuk jenis cokelat yang berbeda.

Cokelat tidak selamanya bisa disimpan dengan menggunakan kulkas atau lemari pendingin, dikarenakan masing-masing cokelat memiliki waktu tersendiri untuk disimpan.

White chocholate merupakan salah satu jenis cokelat batangan
White chocholate, salah satu jenis dari cokelat batangan (sumber: alphafoodie.com)

Milik chocholate, white chocholate, dan dark chocholate merupakan cokelat dari jenis cokelat batangan. Ketika disimpan di dalam kulkas cokelat ini memiliki waktu penyimpanan yang berbeda. White chocholate bisa bertahan selama empat tahun. Dua tahun waktu bertahan untuk white chocholate, sedangkan hanya satu tahun waktu bagi dark chocholate untuk bertahan.

Lantas jika menyimpan cokelat batangan di dalam kulkas kurang baik, lalu di manakah tempat yang baik untuk menyimpan cokelat batangan?

Kamu bisa saja menyimpan cokelat batangan di dalam wadah yang tertutup. Wadah yang tertutup akan membuat cokelat tetap aman dari udara di luar, sehingga bisa menjaga cokelat untuk waktu yang sementara.

Selain itu, kamu juga bisa menyimpan cokelat di tempat yang gelap, maksudnya bisa saja kamu menyimpannya dalam lemari, kotak, peti dan tempat lainnya asalkan berwarna gelap. Ingat untuk menjauhkannya dari sinar matahari langsung. Karena cahaya panas yang langsung dari matahari dapat membuat cokelat batangan meleleh.

Nah cara yang terakhir kamu bisa menyimpan cokelat batangan di dalam ruangan yang tertutup dengan udara yang sejuk. Selain untuk menjaga kondisi cokelat batangan tetap bagus dan enak ketika dimakan hal ini juga bisa membuat cokelat batangan tidak meleleh.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *