Ini Dia Perbedaan Kokoa dan Kakao, Kamu Wajib Tahu!

Kokoa dan kakao
(sumber gambar : freeimages.com)

Kokoa dan kakao kerap kali diabaikan perbedaannya oleh orang pada umumnya. Padahal sebenarnya kokoa dan kakao memiliki perbedaan. Anda mungkin pernah mendengar pure cocoa, oleum cacao, cocoa powder (kokoa bubuk), cocoa butter dan sekadar mendengar rasa dari buah cocoa dan buah cacao itu sendiri. Walau demikian, tetap saja bagi anda merasa bahwa kedua hal tadi adalah satu hal yang sama.

Artikel ini kami buat agar kalian tidak lagi tertukar atau bahkan menganggap bahwa kokoa dan kakao adalah satu hal yang sama. Maka dari itu simak artikel perbedaan kokoa dan kakao berikut ini!

Apa itu KOKOA dan KAKAO ?

Berasal dari tanaman yang sama, kakao menawarkan rasa dan manfaat nutrisi cokelat tanpa tambahan zat apapun. Sejatinya kakao adalah kokoa yang belum diproses sama sekali. Bisa dibilang kokoa merupakan turunan dari kakao.

Anda bisa melihat kokoa kerap kali bermunculan di rak supermarket, dalam resep yang sederhana, dan bahkan ada juga yang sudah tersaji dalam makanan kemasan lainnya. Kakao sendiri berasal dari biji pohon kakao yang datang dari daerah tropis seperti Amerika Tengah dan Selatan.

Segera setelah biji kakao dipanen dari pohonnya, biji kakao ditarik dari cangkangnya dan dibiarkan di bawah sinar matahari untuk difermentasi lalu dikeringkan secara alami. Biji kakao mentah yang dihancurkan memiliki tekstur yang kurang lebih sama dengan biji kopi. Setelahnya biji kakao kering akan digiling untuk menghasilkan bubuk kakao.

Biji kakao dan bubuk kakao memiliki rasa yang sama karena pada dasarnya mereka adalah buah yang sama, hanya beda proses saja. Memanggang biji mentah dalam wajan dapat mengeluarkan rasa pedas yang khas.

Masih belum paham? Berikut penjabarkan lebih lanjut!

Kakao (Cacao)

hellosehat.com
Kakao merujuk pada tanaman, buah, dan biji cokelat. Buah kakao memiliki warna hijau keunguan yang dapat berubah menjadi kuning apabila sudah masak.
Buah tersebut memiliki biji yang nantinya akan diolah menjadi cokelat. Dengan kata lain, kakao adalah cokelat yang masih alami atau belum diolah. Kakao mengandung antioksidan yang paling banyak dari semua jenis makanan terutama buah-buahan. Tidak sampai  di situ, kakao juga kaya akan kandungan magnesium, zat besi, kalium, kalsium, flavonoid, epicatechin, dan quertin yang ampuh untuk mencegah dan melawan kanker.
Selain itu, ada juga manfaat yang berkaitan dengan mood kalian. Kandungan epicatechin dan flavoid pada kakao dapat memperbaiki mood kalian serta menjaga dan mengontrol kadar gula dalam tubuh. Jadi, kakao memiliki lebih banyak manfaat dan kegunaan yang baik untuk kesehatan dan psikis anda dibandingkan kokoa atau cokelat itu sendiri.

Kokoa (Cocoa)

Merupakan hasil olahan antara kakao dan susu atau bahan lainnya yang dicampur. Bubuk kokoa sering digunakan untuk bahan baku pembuatan cokelat batangan, masak, dan butiran (meses). Ada dua jenis bubuk kokoa, yaitu yang melalui proses alami dan dutch.
Kokoa alami banyak ditemui di pasaran karena lebih disukai atau lebih populer serta lebih praktis dibanding kokoa yang melalui proses dutch. Bubuk kokoa sering digunakan sebagai bahan tambahan dalam pembuatan kue karena dapat memberikan rasa lebih dan lebih mudah mengatur rasa, warna, dan tekstur kue.

Manfaat Kokoa dan Kakao

Biji cokelat dapat diolah menjadi berbagai macam hidangan. Proses pengolahan ini dapat menentukan, cokelat tersebut menjadi makanan yang sehat atau justru membuat lemak dan gula di tubuh semakin meningkat. Salah satu hasil pengolahan paling alami dari biji cokelat adalah cacao nibs yang dikemas dalam bentuk potongan-potongan kecil, tanpa tambahan gula maupun bahan lainnya.

Selain itu, biji cokelat juga bisa diolah menjadi bubuk cokelat. Berikut ini manfaat biji cokelat atau mungkin kokoa dan kakao itu sendiri yang bisa Anda dapatkan dari dua jenis pengolahan sehat tersebut.

1. Kaya Antioksidan

Antioksidan berperan sangat baik di sini, terutama dalam menangkal radikal bebas. Radikal bebas bisa memicu berbagai penyakit di tubuh. Hal tersebut karena radikal bebas menyebabkan kerusakan hingga ke dalam sel.

2. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Daya tahan tubuh akan lebih mudah meningkat ketika kita mendapat asupan antioksidan yang cukup. Bahkan, pada penelitian yang dilakukan menggunakan hewan uji, biji cokelat terbukti dapat melindungi tubuh dari efek membahayakan yang muncul akibat alergi makanan.

3. Mengontrol Kadar Gula Darah

Banyak yang berspekulasi bahwa kadar gula darah dapat lebih mudah dikontrol dengan mengkonsumsi kakao dan kokoa secara teratur, bukan berlebihan. Mengapa demikian? karena dua jenis makanan tadi dipercaya dapat menaikan kadar sensitivitas dari insulin. 

4. Baik untuk Kesehatan Jantung

Kandungan polifenol yang dipercaya baik untuk kesehatan jantung juga terkandung pada biji cokelat yang menyimpan banyak sekali manfaat ini. Terbukti dari hasil penelitian yang mengatakn bahwa mengkonsumi biji-bijian tersebut dapat meningkatkan pencegehan dari serangan jantung.

Biji coklat bisa bantu turunkan tekanan darah
pixabay.com

Biji cokelat bermanfaat untuk turunkan tekanan darah

5. Menurunkan Tekanan Darah

Penelitian menyebutkan bahwa biji cokelat kaya akan kandungan flavanol yang bisa menurunkan tekanan darah.

6. Mencegah Kanker

Kandungan antioksidan pada biji cokelat tadi berhasil melindungi kita dari serangan radikal bebas yang dapat menyebabkan beberapa penyakit mematikan, salah satunya adalah kanker yang selalu jadi momok menakutkan umat manusia. Maka dari itu, memakan biji cokelat dapat menjauhkan kita dari risiko serangan kanker.

7. Menghilangkan Lelah

Kandungan magnesium dapat mengurangi rasa lelah pada tubuh. Bisa dibilang cokelat adalah dopping alami.

8. Baik untuk Kesehatan Otak

Kandungan flavanol pada cokelat dapat membuat otak kita lebih terjaga kesehatan dan kualitasnya karena dapat memicu perkembangan neuron dan melancarkan peredaran darah di otak.

9. Meredakan Gejala Depresi

Efek baik biji cokelat pada otak juga berpengaruh pada kinerjanya dalam meningkatkan suasana hati dan meredakan gejala depresi. Tetapi hal ini tetap membutuhkan dukungan dari aspek lainnya.

Biji coklat bisa bantu turunkan berat badan
pixabay.com

Biji cokelat bermanfaat untuk turunkan berat badan

10. Menurunkan Berat Badan

Biji cokelat yang tidak mengandung banyak gula dan bahan-bahan tambahan lainnya justru dapat membantu menurunkan berat badan. Makanan ini diduga dapat mengurangi atau mengontrol nafsu makan. Masih butuh banyak penelitian.

11. Menyehatkan Gigi

Kandungan theobromine dalam biji cokelat dinilai efektif untuk mencegah gigi berlubang karena komponen ini memiliki sifat antibakteri. Kandungan ini dapat mengurangi penumpukan flak pada gigi yang menjadi cikal bakal gigi berlubang. Bukan hanya itu, kandungan pada cokelat juga dapat membuat lapisan terluar pada gigi menjadi kokoh, hal itu disebut sebagai enamel.

12. Mencegah Penuaan Dini

Antioksidan yang ada di dalam biji cokelat juga bisa mencegah penuaan dini. 

13. Baik untuk Kesehatan Pencernaan

Manfaat biji cokelat yang terakhir adalah untuk menjaga kesehatan pencernaan. Ini semua berkat magnesium serta serat yang dapat melancarkan pencernaan. Jadi kita akan lebih mudah terhindar dari diari atau sembelit.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *