Wah! Ternyata Ini 8 Perbedaan Cokelat Premium dan Cokelat Biasa

macam-mcam merek cokelat premium

Contoh produk cokelat premium (sumber: agrikan.id)

Bagaimana ciri-ciri cokelat kualitas premium dengan cokelat biasa? Secara sederhana, kita bisa melihat perbedaanya dari merek cokelat itu sendiri. Mari kita ketahui 8 perbedaan antara cokelat premium dan cokelat biasa.

Ketika kamu merasa sedih, kamu pasti teringat cokelat bukan? Ya, cokelat sering disebut juga sebagai obat penawar rasa sedih. Bahkan ketika kamu sedang mengalami stres kamu disarankan untuk makan cokelat ataupun minum susu cokelat. Apapun itu yang penting cokelat.

Cokelat juga memiliki banyak fungsi, mulai dari sebagai bahan adonan kue, minuman, bisa juga sebagai kado yang diberikan untuk orang yang special bagi kita. Cokelat adalah salah satu pilihan terbaik ketika kamu bingung memberikan hadiah kepada orang lain.

Tapi, tahukah kamu apa perbedaan cokelat premium dengan cokelat biasa? Cara yang paling sederhana dalam membedakannya adalah dengan melihat komposisi cokelat yang terdapat di luar kemasan. Semakin besar persentase kakao yang terkandung, maka akan semakin besar lemak kakao yang bagus untuk tubuh dan semakin kecil kadar gula yang ada di dalamnya.

Berikut ciri-ciri cokelat premium dengan cokelat biasa:

1. Harga Cokelat Premium dan Cokelat Biasa

Dalam pembuatan suatu kue atau cemilan sering kali digunakan bahan dasar cokelat. Yah, cokelat sangat digemari rata-rata oleh banyak orang. Cokelat tersebut bisa saja menggunakan cokelat premium maupun cokelat biasa.

Jika kita lihat sekilas hampir tidak ada perbedaan antara cokelat murah dan cokelat mahal. Cokelat murah inilah yang disebut dengan cokelat biasa. Perbedaan ini akan terlihat dengan jelas ketika dilihat dari harganya. Sesuai namanya cokelat premium ini memiliki harga yang relatif mahal. Berbanding terbalik, cokelat biasa yang memiliki harga yang relatif murah.

2. Merek

Cokelat premium cenderung memiliki merek yang terkenal, bahkan hampir semua orang akan langsung tahu saat mengingatnya. Sebaliknya, cokelat biasa cenderung tidak memiliki merek yang terkenal.

3. Tampilan Cokelat

Tanpa perlu dicoba sebenarnya secara fisik kita bisa mengetahui cokelat ini memiliki kualitas premium atau tidak. Cokelat yang memiliki kualitas bagus akan terlihat berkilauan pada permukaannya, terlihat kaca yang bisa memantulkan sebuah cahaya ketika kita akan memakannya. Cokelat premium akan terlihat mengkilap, memiliki warna yang rata serta terlihat mulus.

Ketika disentuh dengan, cokelat premium biasanya licin layaknya porselen dan juga tidak lengket. Berbeda dengan cokelat biasa ketika kita menyentuhnya terasa sedikit lengket.

4. Aroma Cokelat

Cokelat kualitas premium biasanya mempunyai aroma kompleks seperti halnya khas cokelat dan aroma yang klasik. Nah, jika aroma dari cokelat tersebut cenderung lebih kuat bisa dipastikan cokelat tersebut adalah cokelat kualitas biasa.

5. Suara Patahan Cokelat

Ilustrasi Patahan Cokelat
Ilustrasi patahan cokelat (sumber: merdeka.com)

Ketika cokelat premium terjatuh dan pecah atau ketika akan dimakan, cokelat akan mengeluarkan bunyi seperti kulit pohon yang dipatahkan, serta suaranya pun nyaring. Sebaliknya, cokelat biasa tidak akan mengeluarkan bunyi ketika dipatahkan.

6. Tekstur Cokelat Ketika di Dalam Mulut

Cokelat premium ketika dimakan akan terasa lebih creamy, tidak berminyak, dan juga halus. Tidak ada rasa yang mengandung seperti rasa lapisan lilin maupun terasa berpasir.

Sepeti yang telah dijelaskan di awal ketika cokelat jenis premium masuk ke dalam mulut, cokelat tersebut akan cepat meleleh dan cokelat ini sama sekali tidak menempel pada langit-langit mulut kita.

Sebaliknya, jika di dalam cokelat terdapat kandungan lemak, maka cokelat tersebut akan menempel pada langit-langit mulut. Hal ini berlaku pada cokelat biasa.

Biasanya lemak yang dipakai di dalam cokelat berasal dari lemak kakao pengganti atau bisa juga dari lemak kakao asli. Kualitas cokelat akan lebih premium dan harganya juga akan lebih tinggi jika di dalam pembuatan cokelat menggunakan lemak kakao yang asli.

Sebaliknya, kulitas cokelat akan lebih rendah dan harganya akan lebih murah jika di dalam pembuatan cokelat menggunakan lemak kakao pengganti. Biasanya minyak sayur kelapa sawit yang dijadikan sebagai lemak kakao pengganti. Penyebab dari menempelnya cokelat di langit-langit mulut kita adalah dari menggunakan minyak sayur. Minyak sayur menyebabkan sangat rendahnya titik leleh cokelat.

7. Rasa Cokelat

Rasa memang tidak bisa bohong. Pasti kamu sering kali mendengar kalimat tersebut terhadap orang yang mencicipi suatu hidangan. Benar, cokelat yang memiliki rasa yang baik akan dengan mudah diketahui oleh lidah.

Cokelat premium akan langsung melumer di dalam mulut dan kemudian larut berubah jadi cairan yang kental. Sesaat sesudah ditelan, sisa yang ada hanya berupa aroma khas cokelat. Sebaliknya cokelat biasa masih akan terasa lengket pada langit-langit mulut. Serta rasanya tentu jauh di bawah rasa cokelat premium.

8. Kandungan yang Terdapat di Dalam cokelat

Contoh Ilustrasi Cocoa Liquor
Contoh ilustrasi cocoa liquor (sumber: faron.eu)

Cokelat premium mengandung hampir sekitar 50 persen hingga 70 persen cokelat padat. Kandungan minyak nabati dan gula yang terdapat dalam cokelat ini cenderung lebih kecil. Cokelat ini juga memiliki kandungan kalori yang lebih kecil jika dibandingkan dengan cokelat biasa.

Kandungan yang terdapat dalam cokelat kualitas premium yakni lebih banyak terdapat pasta yang terbentuk dari sari biji kakao atau biasa disebut dengan cocoa liquor. Bentuk pasta ini berupa benda cair yang memiliki warna cokelat pekat. Selain itu, juga terkandung cocoa solid dan cocoa butter di dalamnya.

Cocoa liquor tersebutlah yang menentukan rasa cokelat ini. Jadi semakin tinggi kandungan dari cocoa liquor yang ada maka akan semakin terasa pula rasa pahit dari cokelat ini. Sedangkan cocoa butter dengan kandungan yang tinggi di dalam cokelat, menyebabkan cokelat tersebut meleleh dengan cepat.

9. Suhu dan Penyimpanan Cokelat

Tempat Penyimpanan Cokelat yang Bagus
Contoh tempat penyimpanan cokelat di sebuah toko (sumber: kumparan.com)

Kualitas cokelat akan rusak ketika penyimpanan dilakukan dengan cara yang tidak bagus, meskipun cokelat tersebut sudah tercampur lemak kakao yang asli sekalipun. Selain itu, juga penting untuk mengetahui suhu suatu ruangan.

Ketika terhindar dari tangan manusia yang menyentuh secara langsung dan disimpan pada suhu di bawah 18 derajat celcius, cokelat akan bisa memiliki kualitas yang bagus. Penghindaran secara langsung bisa mengakibatkan kualitas cokelat menjadi buruk. Hal tersebut dikarenakan kandungan panas yang tercipta dari tangan manusia.

Seperti halnya tamu rumah cokelat juga harus dilakukan seperti raja. Dimana kamu harus memperlakukannya dengan baik.

Kamu pasti pernah berkunjung ke toko kue yang cukup terkenal. Baik itu ketika membeli kue untuk diri sendiri ataupun sebagai kado ulang tahun teman atau orang yang dicinta. Nah, cokelat pasti selalu diletakkan di dalam lemari pendingin. Hal ini dikarenakan agar menjaga kualitas cokelat ini. Jika cokelat berada pada kondisi biasa, pasti cokelat akan cepat meleleh serta rasanya pun akan ikut berkurang.

Nah, sekarang kamu pasti sudah bisa dalam membedakan antara cokelat premium dan cokelat biasa. Tergantung ketika kamu ingin membeli yang mana sesuai anggaran yang ada tentunya. Tapi apa salahnya membeli cokelat premium sesekali, selain karena rasanya yang lebih enak juga gizi yang terdapat di dalamnya juga bagus.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *